Kaos AnakHijab AnakBackpackLunchsetHijab DewasaGamisMukenaKaos kaki ⋆ ☆ ⋆

Showing posts with label Muslim Attitude. Show all posts
Showing posts with label Muslim Attitude. Show all posts
Silaturahmi atau ada yang menyebutnya dengan Silaturahim adalah salah satu tanda ketakwaan seorang hamba kepada Tuhan-Nya. Allah telah menjanjikan keberkahan hidup bagi hamba-Nya yang selalu menjaga hubungan baik dengan sesamanya, terutama saudara-saudara terdekat, orang tua dan kerabat.

Benarkah manfaat silaturahmi sedahsyat itu? Mari kita simak manfaat silaturahmi secara lebih detail pada ulasan berikut ini.

Silaturahmi Adalah Tanda Kecintaan dan ketakwaan

Menyambung tali silaturahmi merupakan salah satu bentuk kecintaan dan ketakwaan seorang hamba. Hal tersebut dibuktikan dengan sabda Rasulullah: "Allah 'azza wa jalla berfirman: Aku adalah Ar-Rahman. Aku menciptakan rahim dan Aku mengambilnya dari nama-Ku. Siapa yang menyambungnya, niscaya Aku akan menjaga hak-Nya. Dan siapa yang memutusnya, niscaya Aku akan memutus darinya." (Hadis Riwayat Ahmad).

Allah juga menjanjikan pahala bagi siapa saja yang mampu menjaganya dan Dia juga tidak segan memberikan peringatan bagi mereka yang memutus keutuhan tali silaturahmi.

"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi." (Hadis Riwayat Abu Hurairah)

Silaturahmi Memperluas Rezeki dan Memperpanjang Umur


Tali silaturahmi memudahkan kita untuk saling membantu jika suatu saat ada yang membutuhkan bantuan. Allah SWT menjanjikan kemudahan dan pahala bagi siapa saja yang mampu memperpanjang tali silaturahmi dan memudahkan urusan saudaranya. Janji Allah tersebut tertuang dalam sabda yang diriwayatkan Abu Hurairah: "Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung tali silaturahmi." (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

Silaturahmi Mendekatkan Surga

Allah SWT menjanjikan mendekatkan surga kepada hamba-Nya yang mampu menjaga silaturahmi dengan sesamanya, sebagaimana tertuang dalam hadis berikut: "Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi." (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

Silaturahmi tidak hanya memberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi yang melaksanakannya, tapi siapapun penerimanya tidak luput dari rasa bahagia karena merasa dihargai dan dihormati sebagai seorang saudara.

Sudah seharusnya kita sebagai seorang muslim wajib selalu menjaga dan memperpanjang tali silaturahmi dengan sesama, karena selain akan menambah amal baik dan pahala, kita juga dapat berlaku lebih peduli untuk saling tolong menolong dengan sesama dan saudara.
Anak adalah anugerah bagi orang tua dan sudah sepatutnya dijaga dengan penuh tanggung jawab. Tugas orang tua tak sekadar mencukupi kebutuhan makan, pakaian, dan tempat tinggal mereka, namun juga wajib menjadi pendidik pertama dalam mengenalkan dasar-dasar ilmu agama yang baik sebagai pondasi anak saat mereka mulai tumbuh dan mulai mengenal dunianya.

Bagaimana caranya mendidik anak perempuan agar bisa tumbuh menjadi anak yang salihah?

Pertama yang harus ditanamkan adalah keistimewaan menjadi perempuan dengan segala hak dan kewajibannya. Jika mereka bertanya, "Buat apa sih harus pakai kerudung?"
Ayah/Bunda bisa katakan bahwa Allah sendiri yang memerintahkan karena banyak keuntungan yang didapat dari memakai kerudung, misalnya badan kita jadi lebih bersih, terhindar dari banyak kotoran, debu dan kemungkinan penyakit kulit yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari. Dengan pemahaman itu, anak akan menerima kewajiban tersebut sebagai suatu keuntungan baginya dan mulai belajar untuk membiasakan diri.

Selanjutnya ajarkan akhlak dan adab selaku muslimah sejak dini, caranya adalah dengan menjadi contoh dan teladan bagi mereka. Segala tindakan orang tua sangat berpengaruh kepada kepribadian mereka saat dewasa. Beri contoh baik dengan tindakan nyata bagaimana menjadi muslimah yang memiliki sikap lemah lembut, tegas, ramah, dan baik kepada sesama. Selalu ingatkan bahwa mereka harus senantiasa menjaga diri dimanapun mereka berada.

Didiklah anak dengan pengetahuan yang tepat sesuai dengan usianya. Yang utama, sejak dini ajarkan berbagai doa dan nilai-nilai kebaikan agama karena hal tersebut akan mengakar dalam kepribadian mereka.

Ketika akan mulai beranjak menjadi remaja putri, tugas bunda selanjutnya adalah mengajarkan seputar organ kewanitaan, haid dan berbagai perubahan fisik yang akan mereka alami sesuai dengan kodrat mereka sebagai wanita dan bagaimana mereka wajib menjaga hal tersebut. Jangan sampai lupa memberi informasi dan akhirnya mereka mendapat pengetahuan yang salah dari orang lain.

Saat terpenting peranan orang tua, terutama ibu dalam perkembangan kehidupan anak perempuan adalah ketika anak-anak sudah mulai dewasa, mulai mengenal cinta dan tertarik dengan lawan jenis, Apa yang harus dilakukan oleh para bunda?

Mulailah lebih mendekatkan diri kepada mereka dengan sikap lebih seperti sebagai seorang sahabat ketimbang hadir sebagai orang tua yang banyak melarang. Karena anak-anak pada usia ini, semakin dilarang tanpa ada alasan yang bisa mereka terima, mereka justru akan berpikir untuk melawan.

Dengan memposisikan diri sebagai sahabat, maka anak akan mudah berkomunikasi menceritakan segala hal yang mereka alami dengan leluasa. Dalam kondisi ini, maka tugas bunda akan lebih mudah untuk memantau perkembangan si anak, memberi nasehat dan masukan lalu mengarahkan mereka bagaimana harus bersikap secara dewasa dan mengambil keputusan-keputusan secara bijaksana sesuai dengan kaidah dan norma-norma agama. 

Itulah tips singkat mendidik anak perempuan agar menjadi salihah, Ayah/bunda juga jangan lupa untuk selalu meningkatkan pengetahuan umum tentang dunia anak-anak sesuai dengan usianya, sehingga mampu mengimbangi cara berkomunikasi anak-anak dan membuat waktu beinteraksi dengan mereka selalu nyaman dan menyenangkan.



Kita tahu bahwa kebersihan adalah salah satu unsur penting perilaku beradab dan Islam menganggap kebersihan bukan hanya sebagai ibadah, tapi juga adalah suatu sistem peradaban. Baik dalam al-Qur’an maupaun dalam hadits pernah menyinggungnya, antara lain;

Pertama, Allah menyukai kebersihan, "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang mensucikan diri" (QS Al-Baqarah ayat 222).

Oleh karena itulah kebersihan dianggap sebagai salah satu bukti keimanan. Sebuah hadits shahih berbunyi "Al-thuhur syathr al-iman (kebersihan itu adalah sebagain dari iman" (HR.Muslim, Ahmad dan Tirmidz). Kebersihan yang dimaksud adalah maknawi yaitu kebersihan dari syirik, munafik dan akhlak yang tidak baik, juga kebersihan bermakna indrawi yaitu kebersihan perorangan dan kebersihan umum.

Kedua, Kebersihan adalah cara menuju kesehatan dan kekuatan. Kesehatan jasmani adalah bekal individu dan kekayaan yang tak terhingga bagi setiap muslim, kebersihan menjadi syarat keindahan dan penampilan yang baik dan yang dicintai oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Allah swt telah berfirman, "Hai anak Adam Pakailah pakaianmu yang indah di setiap memasuki Masjid." (QS.Al-Araf ayat 31).

Karena itu Rasulullah melarang seseorang pergi ke masjid dengan memakai baju yang kumuh, sebab selain kebersihan dan penampilan yang lebih baik adalah salah satu penyebab eratnya hubungan seseorang dengan orang lain. Manusia secara fitrah tidak menyukai barang yang kotor dan tidak suka melihat orang yang tidak bersih. Inilah sebabnya Rasulullah mendorong setiap umat muslim untuk mandi sebelum ke masjid untuk melaksanakan shalat Jum'at. (Dikutip dari: Rahasia Sunnah-Sunnah Nabi)

Yuk Ayah/bunda, Ajarkan kebersihan maknawi dan kebersihan indrawi kepada anak-anak sejak dini.





Beli Sekarang

Ibu cerdas adalah guru hebat. Ibu cerdas akan memberikan makanan sehat, pendidikan baik, maupun perhatian hangat.

Rasul bersabda,

"Barangsiapa mencukupi kebutuhan dan mendidik dua anak perempuan sampai dewasa, maka ia akan datang di hari kiamat dalam keadaan aku dan dia (seperti ini), beliau mengumpulkan jari jemarinya." (HR. Muslim no. 2631)


Kode AF134

Sebagai seorang muslim, semua kebaikan yang dilakukan akan menjadi jauh lebaik baik jika diawali dengan bismillah.

Kini melalui kaos "Start your day with Bismillah" Ayah/Bunda akan lebih mudah mengenalkan kebiasaan membaca bismillah kepada anak-anak.

Let's start our day with Bismillah...

Kode kaos AF158
Ukuran XS - XL
Tipe: Lengan pendek

BELANJA ONLINE KEBUTUHAN ANAK MUSLIM

Menyediakan berbagai kebutuhan anak-anak muslim terbaik seperti kaos lengan pendek dan lengan panjang, jilbab anak, backpack, lunch set, tunik, koko, gamis, dan celana anak dengan mudah, aman dan cepat secara online. Happy Shopping!
Follow kami
untuk mendapatkan update produk terbaru